Petisi, kaum Puritan, dan Perang Saudara

Inggris pada awal masa pemerintahan Stuart menyaksikan munculnya petisi massal. Ekspresi keluhan kolektif ini akan memajukan politik populer, mengungkap perpecahan, dan membuka jalan menuju perang.

HAI, Pada tanggal 11 Desember 1640, kerumunan lebih dari 1.000 orang tiba di Parlemen untuk menyampaikan pengaduan, yang kemudian dikenal sebagai petisi Root and Branch. Petisi tersebut meminta agar ‘pemerintahan’ Gereja Inggris, ‘dengan semua dependensi, akar, dan cabangnya, dihapuskan’. Menyerukan Parlemen untuk membubarkan seluruh hierarki Gereja adalah tindakan radikal, tetapi petisi ini sangat luar biasa karena ditandatangani oleh sekitar 15.000 individu yang disebutkan namanya. Petisi ini tidak berasal dari Kota London atau badan resmi lainnya, tetapi dari ribuan orang ‘di dalam dan sekitar’ metropolis, masing-masing menambahkan tanda dukungan mereka sendiri ke dalam ‘daftar nama’ yang panjang tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *